Kiat sukses menghadapi ujian
nasional ini dimulai dari persiapan diri, persiapan teknis, persiapan
materi ujian, dan pada saat ujian.
Persiapan diri
Persiapan diri adalah persiapan
yang dimulai dari dalam diri kita sendiri, yang meliputi persiapan fisik
dan persiapan mental. Persiapan fisik berkaitan dengan persiapan
jasmani/fisik dan persiapan kesehatan. Anda harus menjaga kesehatan
sebelum ujian. Tidak bisa dibayangkan bagaimana sulitnya seseorang
mengikuti ujian bila dalam keadaan sakit. Agar diri Anda tetap sehat
secara fisik menjelang pelaksanaan ujian, Anda harus rajin berolahraga.
Usahakan istirahat secara teratur dan tidur jangan terlalu malam.
Persiapan mental ialah persiapan
yang berkaitan dengan sikap mental, psikis, dan emosi. Upayakan agar
situasi pribadi terutama sikap emosional tetap stabil. Pertentangan yang
dialami dalam diri, situasi kekecewaan (frustrasi, suasana kesedihan
dan sebagainya) akan berdampak buruk terhadap hasil belajar Anda. Yang
mesti diperhatian adalah Anda harus menjaga suasana hati/emosi.
Diharapkan emosi Anda tetap tenang dan stabil menjelang ujian. Sebelum
ujian Anda mampu mengatasi hal-hal mungkin akan mengganggu konsentrasi
belajar Anda. Agar pikiran Anda tidak terbagi dan tetap terpusat dalam
menghadapi ujian, perbanyaklah melakukan ibadah, karena ibadah merupakan
salah satu upaya untuk mendapatkan ketenangan.
Persiapan Teknis
Persiapan teknis yaitu persiapan
yang berkaitan dengan penyediaan perlengkapan yang akan digunakan dalam
ujian nanti, misalnya pena, mistar penghapus, pensil, dan peraut pensil.
Perlengkapan itu sebaiknya disiapkan H-1 sebelum ujian. Anda tidak
akan lulus jika ternyata pensil 2B yang akan Anda pakai ternyata palsu,
karena proses pemeriksaan hasil ujian menggunakan teknologi komputer.
Sebelum ujian, yakinkan bahwa pensil 2B yang digunakan adalah
benar-benar asli. Selain itu, sebelum ujian berlangsung Anda harus
mengecek lokasi ujian dan tempat duduk.
Persiapan Materi Uji
Persiapan materi uji merupakan
persiapan yang sangat penting karena persiapan materi uji ini akan
menentukan kelulusan Anda. Persiapan materi uji hendaknya dilakukan
sejak dini (jauh-jauh hari sebelum ujian). Menurut penelitian beberapa
ahli, belajar borongan itu tidak baik dan hasilnya hanya membawa
kesia-siaan. Jadi, disarankan H-1 sebelum ujian Anda tidak diperkenankan
lagi memporsil diri untuk belajar. Istirahat yang cukup.
Perbanyak latihan menjawab soal
dengan teman. Caranya: Ajaklah teman Anda untuk membentuk kelompok kecil
sebagai kelompok belajar. Pesertanya tidak lebih dari 3 orang. Jika
pesertanya terlalu banyak (lebih dari 3 orang), dikhawatirkan proses
belajar menjadi tidak fokus pada materi yang akan dipelajari.
Pada Saat Ujian
Ada 10 hal yang harus diperhatikan pada saat ujian, yaitu:
- Pastikan bahwa Anda tidak lupa membawa kartu peserta ujian.
- Pastikan bahwa Anda tidak terlambat datang ke lokasi ujian.
- Pastikan bahwa Anda tidak lupa membawa perlengkapan ujian, seperti pena, pensil 2B, mistar, penghapus, atau papan alas.
- Pastikan bahwa Anda tidak melanggar tata tertib ujian. Anda bisa dikeluarkan dari ruang ujian jika melanggar.
- Pastikan bahwa semua identitas Anda ditulis dengan benar dan lengkap di lembar jawaban.
- Kerjakan soal dengan tenang.
- Pusatkan pikiran Anda untuk selalu berkonsentrasi menjawab soal-soal.
- Awali semua pekerjaan dengan berdoa kepada Allah SWT.
- Dahulukan menyelesaikan soal yang dianggap mudah, kemudian baru Anda berusaha untuk menyelesaikan soal yang sulit atau yang tadi merasa ragu-ragu untuk menjawabnya.
- 15 menit sebelum waktu ujian berakhir sebaiknya Anda sudah selesai menyelesaikan ujian, agar anda memiliki waktu untuk mengoreksi ulang mengenai identitas (nama dan nomor ujian), soal dan jawaban anda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar